danial rifky ody mulya-donny alamsyah

Rembulan Tenggelam Di Wajahmu : menikmati Tere Liye sesungguhnya

GuritaNews – Studio Max Pictures yang digawangi Ody Mulya Hidayat, sepertinya memang ingin keluar dari zona nyamannya, atau setidaknya studio yang berdiri sejak dua tahun lalu ini selalu ingin menelurkan karya karya seriusnya.

Film Rembulan Tenggelam Di Wajahmu , yang di adaptasi dari novel laris Tere Liye, telah mewakili keseriusan Max Pictures untuk terus mengehembuskan levelnya sebagai salah satu rumah produksi yang akan terus membesarkan diri dengan film-film terbaiknya.

Di tangan sutradara muda Danial Rifky, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu , mengayun dengan instrumen cerita yang linear.

Dan inilah jika anda ingin mengenal Tere Liye sesungguhnya.

Sebuah kepatutan ‘berlabel loyalitas’ yang di emban oleh trio ; produser, sutradara dan penulis cerita, bahwa untuk mendesain Rembulan Tenggelam Di Wajahmu menjadi tontonan berkenal dan komersil maka mereka harus sepakat bahwa film ini harus mengalis total dari novel aslinya.

Namun demikian, basis cerita film dengan argumen linear, memang ( juga semestinya )  lebih renyah dinikmati.

anya geraldine  foto kicky herlambang
Anya Geraldine ( foro : kicky herlambang/guritanews.com )

Hanya saja yang kerap jadi persoalan, apakah penonton sudah menyimak novelnya secara berulang? atau terbiasa dengan tradisi dan gaya sutrdara yang mebesut film dari novel-novel laris namun berat di cerna? atau dengan azas paling lumrah yakni; karena nge-fans dengan bintangnya, jadi tidak penting itu film ringan atau berat di cerna.

Film Rembulan Tenggelam Di Wajahmu, punya azas sendiri untuk melumerkan kasanah pemikiran dari alam imajiner dan visual penulis novelnya.

Alhasil, dalam beberapa menit durasi pada etape awal, saya (penulis) masih mersakan ‘kegerahan’ mau kemana cerita ini berlari? kok seperti mengayun ke sana -kesini hanya untuk membuang waktu masa muda Rayhan (Bio One).

Rayhan muda sangat kental dengan kepahitan hidup.

Pembela teman sejati, brandal juga, senang kelahi, tapi selalu memiliki kesetian dan prinsip kuat.

Satu catatan saya, betapa kenyalnya danial Rifky dan Titin Watimena yang bertanggung jawab dalam penanganan skenario, hingga secara perlahan (bagi saya terlalu pelan) membangun karakter Rayhan muda yang tenang tapi garang.

Hingga sepenggal demi sepenggal tabiat dan ketaaatan hidup rayhan muda terbangun melalui banyak dua narasi konflik yang di daulat sebagai dua dari lima pertanyaan rayhan deawasa kepada malaikat.

Secara ngalir, dua pertanyaan Rayhan dewasa yang sedang menghadapi penderitaan sakartul di masa kini, di jawab lewat ‘petualangan ruh’ yang mengesankan dalam uapaya melihat kembali beberapa peristiwa penting Rayhan di masa lalu.

Film inipun juga menempelkan beberapa efek CGI dalam banyak secene untuk instalasi pertama yang berdurasi sekitar 93 menit ini.

Pihak Max Pictures memang harus membelah dua film ini dari durasi panjang hampir mepat jam.

Kembali kepada sematan teknologi tadi, saya sempat menanyakan kepada produser seperti apa level kerumitan menggunakan CGI dalam film ini ? 

Namun, dengan candaan santai Ody menjawabnya dengan pertanyaan kepada saya “nah saya mau tanya dulu ke anda, menurut tadi nonton mas gimana hasil CGI nya?” dengan santai juga, saya jawab “yah nanti kalau kita pulang bareng , saya kasih tahu deh,” sontak banyak hadirin konferesnsi pers pun tertawa.

Ody mengatakan bahwa untuk proses penggunaaan CGI memakan waktu sekitar tiga bulan.

Sedemikan lama hanya untuk CGI, mungkin Ody ingin memaksimalkan beberapa scene  dalam film ini yang memang mengharuskan menambatkan CGI pada gambar.

Namun, saya punya kemahfuman sendiri, terlepas plus-minus dalam sebuah penggunaan CGI pada film, pun Rembulan Tenggelam Di Wajahmu tetap mengendalikan diri sebagai kodratnya ; film berbudget mahal yang harus medulang banyak penonton.

Luangkan waktu anda sejenak untuk menelusuri cerita Rembulan Tenggelam Di Wajahmu yang juga di bintangi sederet nama beken seperti : Aryo wahab, Arifin Putra, Anya Geraldine, Teuku Rizky, mulai 12 Desember. (Q2)

Simak juga ualasan menarik ini di pojoksinema.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *