peluncuran poster milea foto oleh kicky herlambang

Menggadang 1000 layar untuk film Milea : Suara Dari Dilan

Film Milea : Suara Dari Dilan, akan menjadi instalasi terakhir kisah romantika Dilan dan Milea keluaran studio Max Pictures ini yang masih tetap di besut Fajar Bustomi.

Iqbaal Ramadhan dan Vanehsa Prescilla tetap ambil posisi pemeran utama.

Euforia para penggila kisah asmara anak remaja SMU yang di karang novelnya oleh Pidi Baiq ini, cukup memliki kekuatan atmosfir, sejak Dilan 1990 dan Dilan 1991 di rilis.

Angka sebelas juta lebih penonton dua film tersebut cukup memberikan isyarat bahwa bukan tidak mungkin instalasi terakhir film yang dirilis bulan Feburari 2020 ini, akan mendapat sambutan lebih layak dari sebelumnya.

Bahkan jika Milea : Suara Dari Dilan memiliki atmosfir cerita yang sarat komersil, maka bisa saja angka penontonnya melebihi dari dua film sebelumnya.

Begitupun jika pihak eksibitor melongok secara nilai eknomis dan bisnis bahwa film Milea : Suara Dari Dilan layak di berikan keleluasaan layar penayangan melebihi dari dua film sebelumnya.

Artinya, jika Milea : Suara Dari Dilan ingin melibas rekor Dilan 1990 yang berada di angka 6 jutaan penonton, maka sudah sepantasnya pihak eksibitor memanjakannya dengan kuota 1000 layar.

Jika kondisi ‘rasa sayang’ eksibitor kepada rumah produksi seperti demikian adanya, maka sangat kemungkinan besar Milea : Suara Dari Dilan akan menorehkan sejarah baru sebagai film Indonesia dengan angka penonton terbanyak lebih dari 7 juta penonton, bahkan jika betul-betul 1000 layar penayangan di berikan, maka sangat berpeluang menjadi 10 juta penonton! 

Sementara Ody Mulya Hidayat, Produser Max Pictures sendiri cukup antusias untuk bermain dengan rekor baru penonton terbanyak, Ody sendiri bakal memperjuangkan kondisi peta 1000 layar ini kepada eksibitor.

Dirinyapun menyampaikan di hadapan ratusan penggemar Dilan, saat peluncuran trailer dan poster Milea : Suara Dari Dilan, pada Senin (9/12) sore kemarin, bahwa ‘kalau perlu saya minta 1500 layar untuk film terakhir Dilan ini’

Tak ayal, ratusan orang yang berada di dalam studio 1, Epicentrum XXi, menyambutnya dengan riuh tepuk tangan. (Q2)

Simak juga artikel ini di pojoksinema.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *