Ratu Ilmu Hitam

Ratu Ilmu Hitam : originalitas ‘kengerian’ Joko Anwar dan Kimo Stamboel

GuritaNews – Sutradara Joko Anwar seperti kian merasa gatal untuk terus menghembuskan karya-karyanya.

Seteleah menuntaskan hasratnya lerwat Perempuan Tanah Jahanam, Joko kembali dengan karya terbarunya Ratu Ilmu Hitam (masih dari studio yang sama Perempuan Tanah Jahanam dan Pengabdi Setan ; Rapi Films).

Namun kali ini, Joko bertindak sebagai penulis cerita sementara bangku sutradara di kendalikan oleh Kimo Stamboel.

Alhasil duet panas Joko dan Kimo berhasil meletupkan atmosfir horor yang kuat.

Tak pelak Ratu Ilmu Hitam, pun berhasil membuat kendali treatmen cerita dan dramaturgi yang klimaks.

Menonton Ratu Ilmu Hitam, polesan Joko dan Kimo tentu akan berbeda  dengan Ratu Ilmu Hitam versi L. Sudjio dan Subagio Samtani di tahun 1981.

Mungkin Ratu Ilmu Hitam terbaru ini bisa disebut reboot ; dengan menyelamatkan karakter Murni dan Mirah saja, sementara cerita asli di hempaskan demi membuat film ini hadir dengan warna dan rasa yang segar.

Dari taste cerita tentu akan berbeda dengan film sebelumnya.

Satu yang menjadi catatan penting dalam versi baru Ratu Ilmu Hitam adalah penyematan efek visual yang -biasa kita sebut Computer Generated Imagery (CGI)- sangat halus terlihat.

Beragam scene menampilkan polesan CGI yang cukup baik -seperti tampak real.

Pada level ini, patut kita bangga karena efek CGI ini dilakukan di Jakarta, tak perlu hijrah ke luar negeri untuk melakukan penyempurnaan efek.

Film Ratu Ilmu Hitam telah meleluasakan Kimo untuk mengolah tangan trampilnya dalam menyemburkan adegan slasher.

Dan tentunya ini berbeda dengan Kimo lewat versi Dreadout.

Dalam menginstal kengerian, thriller, aksi dan misteri seperti nya Joko dan Kimo membayar lunas untuk memberikan atmosfir horor yang maksimal sebagai tontonan menghibur yang ‘sarat’ berbeda rasa.

Bisa disebut Ratu Ilmu Hitam adalah ‘flavour’ Kimo untuk tetap mengedepankan kemahirannya.

Menyoal developing karakter, Joko Anwar tetap berkutat pada ‘keribetan’ (meski tak membuat dahi berkerut), banyak karakter yang di tampilkan Joko.

Namun, tetap -sekali lagi- masih dalam kendali, secara keseluruhan pertemuan para tokoh yang kebanyakan menyimpan masa lalu yang ‘buram’ berhasil di lepas secara perlahan dan pasti.

Saya (penulis) tidak akan mengupas tuntas seperti apa cerita film ini.

Namun yang pasti, jika anda penyuka genre horor, mungkin Ratu Ilmu Hitam versi baru yang dibintangi sederet nama beken seperti Ario Bayu, Hannah Al Rashid, Imelda Therine, Miller Khan, Tanta Ginting. Zara JKT 48, Ari Irham serta Putri Ayudia, inilah se-jahat – jahat film horor.

Kalimat terakhir diatas adalah kepastian ritual seni bagi saya, bahwa film horor tak perlu sibuk untuk bertubi-tubi mengagetkan penonton dengan efek suara, nikmati ceritanya dari awal hingga akhir dan rasakan sensasi originalitasnya! (Q2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *