Menanti keseriusan pemerintah mendukung industri game lokal

GuritaNews – Berharap keseriusan pemerintah mendukung indutsri kreatif khususnya E-Sport, Anantarupa Studio yang selama sembilan tahun menjajaki industri game tengah mempersiapkan gebrakan baru.

Korporasi game yang di bidani Ivan Chan ini, segera merilis Lokapala pada akhir tahun ini.

Lokapala adalah IP game lokal yang berbasis E Sport pertama pabrikan Indonesia.

“Dengan latar belakang budaya dan sejarah Nusantara. Lokapapala akan memperkenalkan banyak tokoh tokoh sejarah dan mitologi nusantara melalui game. Lokapala disuguhkan dengan konsep desain visual yang sesuaio dengan tren saat ini,” ujar Ivan Chan, usai menghadiri acara creative talk ‘Potensi Industri Game Untuk Ekonomi Negara’, Minggu (3/11) di Jakarta.

“Sementara ide mencetuskan Lokapala sendiri telah ada sejak 1,5 tahun lalu. Sebelumnya kami juga lakukan riset panjang selama delapan tahun,”

Game Lokal hanya menyuimbang 0,2 persen dari 16 triliun rupiah pendapatan game ( foto : kicky herlambang/guirtanews.com )

“Saya kira kedepannya industri game lokal sangat berpeluang mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional. Asalkan pemerintah dan pelaku industrinya mau bekerjasama guna menjadikan game lokal berdaya saing,”

Bagi industri game global, Indoensia merupakan market tersubur bagi produk game pabrikan Jepang, Korea dan Tiongkok.

Tiga negara besar ini sedang memetik buah dari kerja keras para pelaku industri game nya. 

Sementara Diana Paskarina  dari pihak Antarupa Studio yang menjadi pembicara mendampingi pembicara lainnya seperti Chris Lie ( Caravan Studio), Elwin Hendrijanto ( Music Composser), Sweta Kartika (ragasukma Comic), Andi Martin (Kratoon), In Harmonics (Game Music and Sound Specialist), mengatakan pengguna game impor di Indonesia yang di domninasi anak anak dan remaja sangat banyak sekali.

“Berdasar data yang kami dapatkan ada sekitar 60 juta player game online di Indonesia. Kemungkinan saya prediksi tahun 2020 bisa bertambah sekitar 40 persen,” ungkap Diana.

Industri Game sebenarnya sangat berpotensi kuat untuk menambah devisa negara , dengan catatan pemerintah juga secara serius memperkuat basis industri game lokal yang menyasar pada skala ekspor.

“Artinya para pelaku lokal tidak saja menjajakan produksnya di dalam negeri tapi juga ekspor. nah untuk melakukan ekspor ini kan juga kami sebagai developer juga dukungan serius dari pemerintah. Saya pastikan industri game lokal untuk ekspor akan menambah devisa negara nantinya dan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi negara yang baik juga,” tambah Ivan Chan.

Ivan Chan , CEO Anantarupa Studio ( foto : kicky herlambang/guritanews.com )

Menurutnya jika banyak pihak serius tanpa kecuali pemrintah untuk mendukung para pelaku industri game lokal ini untuk menjual produknya ke luar negeri, ‘maka dalam lima tahun ke depan kita bisa menyumbang setidaknya¬† 50 hingga 100 triliun rupiah dalam lima tahun kedepan’

“Tapi, jangan juga menggunakan opsi serahkan kepada ‘mekanisme pasar’, yah hancur lah. Lihat Korea dan Jepang, berapa banyak dana yang di kucurkan negara itu untuk menghajar market market Indonesia,” pungkas Ivan.

Untuk itu pemerintah perlu lebih sigap dan serius melindungi market lokal yang bertujuan sangat mulia yakni mendukung berkembangnya industri game lokal Indoensia sendiri.(Q2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *