Jelita Callebaut ( foto : kicky herlambang/guritanews.com )

Bisik-bisik hasrat Jelita setelah jadi Inem

GuritaNews – Sejak di bangku Sekolah Menengah Pertama dara berkulit putih ini memang telah menekuni dunia akting, meski harus istirahat dalam waktu lama, karena ternyata sekolah sembari berkarir sebagai artis dan model iklan tak semudah seperti yang ia bayangkan.

 Kini, artis yang mulai kembali menenggelamkan diri di panggung seni peran film -sejak tiga tahun belakangan- ini, seperti ingin merebut kembali impian indahnya menjadi pesohor di dunia hiburan.

Praktis, putri dari aktris era 70 dan 80an , Doris Callebaut, itu mulai bergerilya merambah dunia seni peran yang sempat ia tinggalkan.

Jelita Callebaut ( foto : kicky herlambang/guritanews.com )

Demikian Jelita Callebaut, memulai impiannya yang kini mulai menampakkan sinar terang benderang.

Pertemuan saya dengan Jelita Callebaut, telah di rencanankan selama dua minggu.

Pertemuan ini juga mengikut-sertakan dua rekan saya yang juga berprofesi wartawan, seperti Teguh Yuswanto ; wartawan senior yang kini masih berkutat dengan ketajaman tulisannya di kompasiana dan sebuah media online lainnya.  

Serta kerabat dekat saya, wartawan bertubuh besar dengan kemasan kulit sawo matang di balut rambut gondrong, bak seorang yang -sejak lama- mimpi ‘saja’ menjadi penyanyi metal, tapi  tak pernah kesampaian, bernama Tri Cahyo S, biasa disebut bang Yayok.

Jelita Callebaut ( foto : kicky herlambang/guritanews.com )

Sebetulnya ada seorang lagi, anak muda pejuang tangguh yang gemar ‘bermain’ kamera dengan seni fotografi amatir, namanya Handoko, masih muda, tapi orangnya lucu, kalau tertawa selalu ngakak, meski yang diajak tertawa hanya mesem saja (bercanda loh..).

Sebelum memulai perbincangan dengan Jelita, seperti biasa, saya (penulis) selalu membiasakan diri memotret nara sumber terlebih dahulu.

Apalagi kalau nara sumbernya cantik, mulus, sexy, yah segalanya lah… pasti saya gak akan memulai pemotretan setelah ia kelelahan berbincang.

Jadi lebih baik saya lelahkan dulu tenaganya untuk pemotretan di halaman luas Galeri Nasional Indonesia, yang terletak persis berdepanan dengan stasiun Kereta Api Gambir, Jakarta Pusat.

Sekitar pukul empat sore hari Minggu, Tiga Belas Oktober 2019, Jelita datang menepati janji untuk melakukan ramah tamah wawancara dan pemotretan dengan saya.

Jelita Callebaut ( foto : kicky herlambang/guritanews.com )

Ia datang didampingi asisten dan ibu tercinta, Doris Callebaut.

Setelah berbasa basi, saya pun langsung mengeksekusi waktu dengan kegitan pemotretan di berbagai penjuru area Galeri Nasional Indonesia.

Lebih kurang satu jam , kami habiskan waktu untuk bercengkrama dengan kamera DSLR milik saya.

Setelahnya kami memulai sesi perbincangan santai dengan Jelita.

Jelita memulai dengan kisah masa dulunya yang sudah berhasrat untuk jadi artis profesional.

“Aku sempat henti bang, karena sangat ganggu waktu sekolahku juga,” ungkapnya.

“Nah setelah itu aku vakum cukup lama lah. lalu barulah sejak tiga tahun belakangan ini, aku mulai menetapkan diri untuk total di dunia akting,”

Jelita Callebaut ( foto : kicky herlambang/guritanews.com )

Namun baru setahun ini Jelita mulai ‘comeback’ nya di dunia hiburan mulai terasa atmosfirnya.

Ini terbukti, lewat beberapa andilnya dalam tiga judul film.

Yang pertama adalah film horor ber-rating rendah berjudul Gentayangan (2018), produksi MVP Pictures.

Jelita tampil bersama Baim Wong dan Nadine Alexandra.

Dalam film ini Jelita memerankan karakter Sheila, gadis baik dan pendiam yang tertekan.

Sementara film kedua masih bergenre horor berjudul Mata Batin 2, yang dirilis awal tahun 2019.

Lagi-lagi artis cantik yang gemar jogging sore ini, adu akting dengan aktris beken Jessica Mila.

Jelita Callebaut ( foto : kicky herlambang/guritanews.com )

“Nah, film kedua berbeda peran dan karakter, aku jadi perempuan gak bener, karena aku selingkuh dengan iparku. lalu kemudian aku di bunuh dan jadi hantu yang gentayangan untuk ngasih tahu kalau ada kasus kematian yang belum selesai di ungkap. Serem gak..??!! ( gak sih biasa ajah… hahaha. red)” paparnya.

Ada sesuatu yang menarik untuk kita ungkap, kenapa putri sulung Doris Callebaut ini bisa terpilih sebagai karakter Inem dalam film ke -3 ‘Inem Pelayan Sexy New’.

Film ini baru saja dirilis di bioskop sejak 3 Oktober lalu.

Sayang.. perolehan jumlah penontonnya jauh dari harapan!

“Kenapa aku terpilih berperan jadi Inem dalam film Inem Pelayan Sexy New? yah pastinya nasib bagus bang. Jadi saat itu rumah produksinya sedang cari pemeran Inem, nah kebetulan make up artis -nya kawanku, dialah merekomendasikan namaku ke produsernya,” akunya.

Jelita Callebaut ( foto : kicky herlambang/guritanews.com )

Ibarat bunga yang baru meletek dan mekar menebar wewangian semerbak kemana-mana, Jelitapun mulai di kenal banyak kalangan.

Bahkan tak sedikit media yang menyambut penampilannya sebagai Inem.

Sepertinya, jelita bisa disebut gemilang untuk memerankan karakter Inem, yang cantik, lugu, sexy tubuhnya , santun, dan lembut kalau berbicara.

Sepanjang film (jika anda sudah nonton Inem Pelayan Sexy versi Jelita) anda akan disuguhkan penona kecantikan Jelita.

Wajah tirus, bibir tebal, dagu panjang, bola mata yang bagus, alis tebal, hidung mancung, rasanya cukup melengkapi pesona Inem millenial itu.

Meski, untuk formula bagaimana menempatkan Inem dengan kemasan sensual dan sexynya, pihak rumah produksi memang sengaja tidak ingin membungkus Inem dengan balutan kain tipis atau busana apapunlah yang memperlihatkan kemolekkan ragawinya.

Jelita Callebaut ( foto : kicky herlambang/guritanews.com )

Ah, sudahlah! nanti anda bisa terpedaya membaca artikel, ini jika terlalu melambung saya meng-indahkan ‘kejelitaan’ Jelita Callebaut.

Lain Inem lain pula Jelita, yang punya impian indah untuk mencapai kesuksesannya.

Saya sempat berbincang dengan ibundanya, apakah ia memberikan keleluasaan kepada putri cantiknya itu untuk berkarir sebagai artis seperti dirinya?

Maklum, diantara saudara kandungnya, hanya Jelita yang menekuni karir artis seperti ibunya.

“Alhamdulillah, saya lepaskan dia untuk bekerja sesuai dengan kebutuhannya. Saya sudah banyak menyampaikan apa itu dunia hiburan dan tantangannya. Insya Allah dia mahfum,” jelas Doris Callebaut.

“Saya juga seirng diajak dia ke lokasi shooting kok. dan kebetulan kan banyak ‘orang film’ yang saya kenal juga. Jadi bisa titip dia lah,” lanjutnya.

 Masih berkutat soal kemampuan aktingnya.

Jika ingin kamu berperan dalam sebuah karakter yang menantang, maka peran seperti apa yang kamu berani terima?

“Jadi orang gila bang!”

“Ini peran dengan polesan karakter yang kuat, hingga betul betul meng-eksplor kemampuan akting ku,”

“Aku ingin tampil buakn saja dengan pesona kecantikan, tapi juga ingin dilihat bahwa aku juga mampu memerankan karakter yang keluar dari zona nyamanku,”

Dahsyatkan..! saya pernah mewawancarai beberapa artis seni peran film, saat saya tanya ingin gak memerankan lakon yang menantang? jawab mereka pasti bilang ‘iya’.

Sebagai profesional tentu harus berani jawab ‘iya’.

Jelita Callebaut ( foto : kicky herlambang/guritanews.com )
Jelita Callebaut ( foto : kicky herlambang/guritanews.com )

Meski (sayangnya) kebanyakan dari mereka menjawab terlalu umum, seperti berperan jadi psikopat, penjahat kambuhanlah, pembunuh berdarah dinginlah.. umum.

Kenapa Jelita ingin berepan jadi orang gila ?

Karena, ups..! biar dia yang jawab yah.

“Karena kebanyakan peranku kan kalau di ftv selama ini selalu jadi antagonis, bahkan hanya film terakhir saja aku dapat kesempatan jadi protagonis,”

Oh yah, kan kamu lahir 2 Januari 1992 yah (catat tuh penggemar..) terus .. kapan nikah neng?

“Ahahayyyyyy.. secapatnya bang aku maunya,” ia pun tertawa dengan senyum hangatnya seraya menutup perbincangan, karena waktupun menunjukkan pukul 19.30 malam. (Q2)

Simak juga Jelita di pojoksinema.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *