film origami jadi juara ( foto : kicky herlambang/guritanews.com )

Piala Padma 2019 berikan dua penghargaan kepada Bekasi dan Yogyakarta

GuritaNews – Ajang kreatif pemberian penghargaan kepada 10 nominasi festival film pendek Buddhis Piala Padma 2019 yang di usung Lembaga Pengembangan Tripitaka Gatha (LPTG) dengan tema Moderasi Beragama : ‘Beda Itu Asyik’ tuntas di gelar semalam, di gedung PPHUI, Kuningan, Jakarta Selatan pada Kamis (10/10) malam.

Rachmat Harsono, sebagai koordinator bidang pembinaan LPTGN, mengatakan selain bertujuan untuk menyiarkan dan memperdalam ajaran Buddha terkait toleransi beragama, ajang kreatif ini juga menyikapi isu konflik perpecahan bangsa yang menjadi sorotan  belakangan ini.

Dan sekaligus untuk menumbuhkan bibit baru dalam dunia industri perfilman.

“Ternyata banyak yang berbakat. Untuk itu selain memberikan apresiasi, kami juga memberikan bimbingan workshop singkat, agar selepas mengikuti festival film pendek ini mereka mendapat ilmu sehingga wawasan mereka bisa meningkat dan berkualitas,” jelasnya saat jumpa pers, sebelum acara penyerahan penghargaan kepada para pemenang di mulai.

Ada sekitar  35 judul film pendek yang masuk ke panitia,   terhitung sejak bulan Juni hingga Juli 2019, masing-masing 17 film pendek untuk kategori umum dan 18 film pendek untuk kategori pelajar.

Kategori umum film berjudul Dupa menjadi juara menyisihkan empat nominator lainnya. ( foto : kicky herlambang/guritanews.com )

Secara keseluruhan dari masing masing karya tersebut telah melalui proses seleksi dan penilaian tiga dewan juri dari akademisi dan profesional seperti Firman Lie (Dosen Desain Komunikasi Visual), Robert Rony (Produser) dan Titien watimena (Penulis).

“Kami ambil dari masing masing ketegori lima finalis yang telah diputuskan  oleh tim juri seperti Firman Lie, Robert Rony dan Titien Watimena. Mereka mulai dari akademisi, produser dan penulis,” ujar Rachmat Harsono di gedung PPHUI Jakarta, kemarin.

Festival film pendek Buddhis, piala Padma 2019 tersebut berhasil menjaring puluhan sineas muda baik dari kategori pelajar dan umum.

Dari puluhan tersebut maka disaringlah menjadi 10 besar.

Untuk kategori pelajar adalah film pendek produksi Siege Co, berjudul ‘Origami’ berhasil menjadi jawara mengalahkan empat nominator lainnya.

Studio Siege Co adalah para mahasiswa Buddhis Ashokavadana, Universitas President, Cikarang, Bekasi, Jawa barat.

Sementara untuk kategori umum,   film pendek berjudul ‘Dupa’ berhasil menjadi juara 1 Piala Padma 2019.

Film ini di garap oleh Kinjeng Desa dan di sutradarai oleh Suratena, asal Yogyakarta. (Q2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *